Install this theme
Ramadhan: Konsientisasi dan Pencerahan Diri

Ramadhan adalah bulan penuh belas kasih Allah yang menjadi inspirasi. Inspirasi ini tercurah di dasar kedalaman batin, hati sanubari, bahwa Ramadhan menjadi proses konsientisasi pencucian diri, pengakuan diri sebagai mahkluk lemah namun diciptakan Allah dalam ke-fitri-anNya serta kesadaran akan keberagaman ciptaan-Nya sebagai sebuah keharusan yang membawa berkah.

Ramadhan menjadi periode yang layak sebagai tawaran akan perjalanan akan pergumulan spiritualitas di hadapan Sang Khalik. Pergumulan spiritual adalah proyek pengalaman batin terus-menerus dan habis-habisan untuk melambungkan manusia pada satu titik diam, tertunduk dan berlutut. Manusia diajak untuk bersimpuh menerima uluran limpahan karunianya sampai pada batas dimana dia sanggup menyerukan syukur. Nantinya, letupan rasa ini yang menjadi titik pijak dalam pertobatan tiap pribadi.

Rasul Muhammad SAW dalam tapanya di gua Hira mendapatkan AHA experience, semacam pencerahan, penerangan, atau enlightment pada bulan Ramadhan. Kronologis pewahyuanNya adalah menarik secara teologis.

Rasul Muhammad SAW berhasil mendisposisikan kerinduan hatiNya. Secara teologis, beliau terlebih dahulu mengambil posisi diam dan hening. Batin yang diposisikan dalam kekhusyukan doa menjadi tempat wahyu Allah mengejawantah. Allah tidak pernah mewahyukan diri dalam suasana kemelut, ricuh, tidak tenang, ramai, berisik, dan pikuk. Allah bersemayam di dalam hati manusia yang mampu menata hati dan budi dengan segala kesigapan untuk menerima pengejawantahan. Pencerahan yang dialami dan didapatkanNya, dipahami dengan logika hati. Dengan demikian, menjadi benar-benar suatu peta atau petunjuk untuk menata langkahNya.

Muncul suatu daya refleksi, yaitu daya going beyond dari dalamnya ketenangan batin. Daya ini tidak sekedar ditafsirkan sebagai daya untuk mengunggulkan kemauan di atas kemampuan, melainkan kemampuan untuk melihat “sesuatu” di balik sesuatu, membaca kata di balik kata, mengecap manisnya kopi pahit, pun juga tertawa syukur atas penderitaan.

mohon maaf lahir dan batin

dari saya …

angelinaanna:

christmas is today

quote-book:

Faithfully by Journey | edits by wallacex.

quote-book:

Faithfully by Journey | edits by wallacex.

quote-book:

Tom Hansen - 500 Days of Summer.
by ifonlyfortonight

quote-book:

Tom Hansen - 500 Days of Summer.

by ifonlyfortonight

quote-book:

Faithfully by Journey | edits by wallacex.

quote-book:

Faithfully by Journey | edits by wallacex.

quote-book:

Tom Hansen - 500 Days of Summer.
by ifonlyfortonight

quote-book:

Tom Hansen - 500 Days of Summer.

by ifonlyfortonight

(via quote-book)

(via quote-book)

quote-book:

Words- lifeliveson
Photographer- lauren

quote-book:

Words- lifeliveson

Photographer- lauren